Friday, March 13, 2015

Mengagumi

0








Tidak kah kau tau.. Entah dimana dia...
Akan ada di luar sana seseorang yang sibuk mengamatimu,mendoakanmu dari jauh, sementara kamu sibuk berharap pada seseorang yang kau kagumi..
Tidak kah kau tahu...
Entah dimana dia..
Akan ada di luar sana seseorang yang sedang memantaskan diri, untuk menyambutmu kelak jika bertemu
namun kamu sibuk berharap dengan hubunganmu yang tidak kunjung ada titik terang.
Tidak kah kau tau
Entah dimana dia
Akan Ada di luar sana seseorang yang sibuk menjaga dirinya untukmu
sementara kamu sibuk mencari perhatian dari yang belum halal untukmu..
Mungkin yang kau sebut cinta itu bukan lah cinta sebenarnya
bisa jadi hanya rasa kagum sesaat..
Karena Sesuatu yang baik menurutmu belum tentu baik bagi Allah, dan Sesuatu yang buruk menurutmu namun baik bagi Allah
@Witry_

La Tahzan Ya Ukhti ~

1



Ketika orang yang kamu cintai meninggalkanmu,

adakah jantungmu masih berdegup ? iya ? jika iya, 

maka hidup matimu bukan kerana dia. 
Maka jangan kerena dia pergi meninggalkanmu, kamu terasa ingin mati. 

Mati hidupmu untuk Allah Azza Wa Jalla, bukan untuk kekasih yang sudah pasti akan mrninggalkanmu. 

Karna ia juga makhlukNya yang lemah. 

"Ingat Makin kita dekat. Makin kita dapat ujian", 

Ujian ini hanya untuk orang-orang yang hebat. 
Mereka yang bertahan dengan penuh kesabaran dan keikhlasan tanpa batas memang hebat ! :') 

apa kamu tidak mau jadi orang hebat juga ?

Ciri Allah sayang kepada hambanya,

 Allah akan berikan ujian kepada hamba-hambanya.

 Karena perkara iman itu butuh pengorbanan.

 Bukan semudah yang di ucapkan ! 

Hari ini kita bilang Sabar, besok Allah uji kesabaran kita. 

Hari ini kita bilang ikhlas, Allah uji  keikhlasan kita. 

Seorang mukmin yang rindu pada RabbNya akan siap menerima segala ujian dariNya.


Tidak perlu pikirkan sakit hati, sibuk mencari cara membalas dendam kepada mereka yang menyakiti hati kita. 

Mengapa tidak kita gunakan waktu kita untuk berbenah diri dihadapanNya ? 

Itulah sifat seorang hamba yang cinta kepada RabbNya.
#
Bila kita yakin dengan aturan dan janjiNya. 

In shaa Allah kekecewaan yang kita rasa 


hanya SEKEJAP saja bisa sirnah. 

Ga ada yang sulit buat Allah. 

Hari ini hati kita sakit.

Esok ada seorang yang datang tanpa diduga menjadi obat penawar. 

Entah dari bumi belahan mana ia datang. 

Yang pasti semua itu sudah atas seizinNya.
#
Mulai sekarang cukuplah bicara tentang move on, pikirkan juga mampukah kita move on di titian sirat kelak ???

 Talk Less Do More (bukan iklan) hehe ^^ 

By :@likeislam
#likeislam#moveUp#moveOn#dakwah#muhasabah#quote#islam#strugletodeath#pukpukpuk#saynotogalau#hamasah#keepistiqamah

Tuesday, January 13, 2015

perahu kertas

0


Keheningan seakan memiliki jantung.
Denyutnya terasa satu-satu,
membawa apa yang tak terucap.

Sejenak berayun di udara,
lalu bagaikan gelombang air bisikan itu mengalir,
sampai akhirnya berlabuh di hati.

Hati ini seperti ibarat sebuah perahu kertas yang tak tahu kemana akan berlabuh dan pada siapa akan berlabuh..
Namun Allah sang maha pencinta tahu rahasia indah yang terbaik untuk siapa hati ini seharusnya berlabuh.

Tuesday, November 11, 2014

Allah ♥

0


When I pretend to be strong, no one sees my hidden tears except Allah.
When I'm sad and need a shoulder to cry on, no one supports me but Allah.
Pleasing a human is very difficult, pleasing Allah is the easiest.
People sometimes punish me for mistakes I have not done, Allah ignores and excuses the ones that I did.
This is Allah, The Greatest, The Most Almighty, The Most Beneficent, The Most Merciful, and all praise belongs to Him.

Friday, September 19, 2014

Salahkah Aku Berhijab ?? (kisah hidupku)

4





Salahkah aku berhijab?
Aku bukan salah satu dari santri dipesantren
Aku bukan anak dari seorang kiyai
Tapi aku adalah seseorang pendosa, yang menyepelekan soal hijab yang selalu mengeluh bahwa seseorang yang berhijab belum tentu baik, tohh banyak yang berhijab namun sibuk cari perhatian para pria, tohh banyak yang berhijab namun menjadi pencuri dan blaa blaa blaa....
Akupun bila berhijab hanya taat pada peraturan sekolah setelah sepulang sekolah kubuka hijabku.
namun itu dulu...
seiring berjalannya waktu aku semakin sadar bahwa hijab itu bukanlah tanda seseorang yang sudah taat pada Allah, bukanlah tanda seseorang yang bersihdari dosa dan bukanlah tanda muslimah sholehah namun wanita yang berhijab adalah tanda seorang wanita yang sedang belajar taat pada Allah.
perlahan tapi pasti aku mulai belajar untuk berhijab. dimulai dari hijab paris yang tipis dan transparan setiap hari kukenakan hijab itu mulai dari berpergian sampai dirumahpun aku memakainya.
kukira cukup sempurna hijabku ini namun ternyata hijabku ini tidak sesuai syari`at islam..
kayak gimana sihh sebenarnya hijab yang sesuai syari`at islam itu ??
ternyata hijab syar`i itu yang menutupi dada, tebal tidak transparan dan juga dimulai dari pakaianyang dikenakanpun harus rapi seperti menggunakan rok/gamis lalu tidak ketat dan tidak membentuk lekuk tubuh.
akhirnya aku mempelajarinya lagi kali ini belajar menggunakan hijab syar`i.
ya dimulai dari penampilanku yang semakin hari semakin ku koreksi aku semakin nyaman memakai hijab syar`i tapi aku mencoba untuk istiqomah namun ternyata tak semudah yang dibayangkan..
pernah dengar bahwa "semakin tingginya pohon maka semakin kencang juga anginnya, begitupula manusia semakin ingin berubah kearah yang lebih baik semakin berat pula ujiannya"

Allahu Robbi Hidayahmu begitu manis menyapaku...

Namun apakah aku salah bila ku berhijab syar'i? untuk berhijab syar'i ku kira banyak yang mendukung, kukira banyak yang suka dan kukira semua orang akan baik padaku. Namun , semua tak seperti yang kuharapkan, berada dalam lingkungan yang belum ada satu wanitapun beristiqomah dalam hijabnya, berada didalam lingkungan dimana "pacaran" adalah hal nomor satu dan berada dalam lingkungan yang selalu mencibir perubahan orang adalah hal yang tak mudah.

Kata mereka aku buruk hati, mereka suruh aku untuk jilbabi hatiku dulu. Sebab mereka bilang yang pantas berhijab hanyalah "muslimah shalehah" padahal aku ingin menggapai cita-citaku menjadi "shalehah".

Mereka bilang aku tak pantas berhijab syar'i hanya karena aku seperti ibu-ibu padahal bukankah wanita adalah calon ibu untuk anak-anaknya kelak? Lalu mengapa aku harus malu.. 

Mereka bilang aku bermuka dua, luar seperti ustadzah namun ayat sucipun aku tak hafal semua. Padahal aku sedang bertahap untuk mempelajari surat cinta Allah "Al-Qur'an".

Mereka bilang aku ketinggalan zaman, tak usah berjilbab beginipun aman. Padahal dulu saat belum berhijab aku tak pernah merasa aman selalu diganggu oleh lelaki karena penampilanku yg tak tutup aurat dengan benar. Mereka bilang aku munafik, karena penampilan sangat mulia namun sifatku masih jelek. Padahal aku sedang ingin belajar untuk menjadi baik dan menjauhi sifatku yang buruk. 

Ku terima apa kata mereka toh aku memang hina aku memang hamba yang berdosa sangat amat hina bila aku mengharap pujian dari orang disekitarku.

Mereka bilang aku sok suci, teman-temanpun berlarian pergi hanya karena aku anti pacaran padahal dulu aktivis pacaran, tahukah kau wahai teman aku hanya ingin memperbaiki diriku aku ingin menjauhi maksiat karena yang ku ingin hanya dekat dengan Allah. 

"Ya Allah.. jadikan aku lebih baik dari sangkaan mereka.. jangan hukum aku karena ucapan mereka.. ampuni aku atas ketidaktahuan mereka" (Abu Bakar)

wahai temanku yang baik hatinya mohon do`akan witri agar selalu istiqomah dengan hijabku, agar menjadi muslimah shalehah Aamiin Ya Robbal Alamiin..




terimakasih sudah membaca cuplikan kisah hijabku ^^

Cahaya-Mu menyapaku

0








Terkadang diri ini malu ketika bercermin, selalu teringat masalalu yang kelam..
padahal setiap orang memiliki masa lalunya.. entah buruk, kelam atau hitam sekalipun..
namun ketika cahaya-Nya datang, seketika Allah menghentikan semua, mana mungkin aku bisa berlari menghindar !!! bagai aliran air yang perlahan menyelinap di tiap-tiap bebatuan.

begitulah cahaya hidayah memasuki hati ini. aku memang bukanlah sosok wanita sempurna dan sesuci tanpa dosa layaknya bidadari surga-Nya. aku tercipta dari tulang rusuk yang bengkok dan mudah patah, inilah diriku yang apa adanya, yang terus belajar menyelami menasehati diri menjadi hamba-Nya yang lebih baik, bukan untuk siapa dan apa. hanya untuk Rabb-Ku, hingga dipenghujung usiaku kelak.. aku hanya memohon kepada-Nya, matikan aku dalam keadaan Khusnul Khotimah, beriman, mengingat-Nya dan keistiqomahan pada seluruh perintah-Nya. ketika dunia pergi meninggalkan, cukup negeri akhirat dihati ini.. pedoman teman sejati.
seiring Allah menghantarkan jiwa-jiwa terbaik yang kudampingi dan mendampingiku yang membuat aku kokoh dalam beriman pada-Nya sepanjang usiaku. Aamiin Aamiin Aamiin Ya Robbal Alamiin.

Wednesday, March 12, 2014

Untukmu Calon Imamku

0


by : Meyda Sefira & Lutfiah Hayati
written by : kang Abay Motivasinger


Untukmu calon imamku
kutulis kisah ini di malam - malamku yang panjang
bagai goresan getar hati dalam rindu yang tertahan

untukmu seseorang yang akan menemaniku dimasa depan
Kamu
siapa Kamu ?
siapa namamu ?
dimana kamu berada ?

aku menantimu bersama semua pengabdianku yang tertunda
bersama segenap cinta yang tak akan sempurna
bila engkau tak kunjung hadir dihadapanku

Untukmu calon imamku
yang aku tidak tahu dimana engkau berada
suatu saat bila engkau datang
tolong.. cintai aku karena ALLAH
bimbinglah aku jadilah imam dalam shalatku
izinkan bakti dan taatku menyatu bersama senyum diwajah teduhmu
izinkan cinta dan rinduku
terpatri kuat dalam hati dan pikiranmu

Untukmu calon imamku
yang entah sedang apa ?
ketahuilah aku ini adalah orang asing untukmu
nanti ......
terangkanlah apa - apa yang tidak ku mengerti darimu
terangkanlah apa - apa yang tidak engkau sukai
agar aku bisa mengenalmu secara utuh

Untukmu calon imamku
yang sedang memantaskan dirinya dihadapan ALLAH
ketahuilah bahwa akupun disini selalu menantimu dalam taat
menanti untuk menjadi belahan jiwa
menanti untuk menjadi penyejuk hatimu

Kau yang tertulis di Lauhul Mahfudz
Kau adalah rahasia terbesarku
kehadiranmu menyempurnakan hidupku

Kau yang ku sebut didalam do`a ku
Kau yang menjadi imam dihidupku
kehadiranmu menyempurnakan imanku

Ku menunggu dalam sabarku
Kuikhlaskan semua harapanku
bersamamu dimasa depanku
membangun cinta
membangun Syurga
menggapai Ridho-Nya

Dan Aku menanti menjadi bidadari untukmu
sampai bertemu pada suatu masa
CALON IMAMKU